silahkan....
ini daftar stok SIK clothing per 2 November 2013
https://www.facebook.com/SikClothingYogyakarta
griya FnF Yogyakarta
Saturday, November 2, 2013
Tuesday, October 15, 2013
Selamat Hari Raya Idul Adha 1434 H
Semoga ketaqwaan kita semakin bertambah dengan ikhlas mentauladani Nabi Ibrahim as. dan Nabi Ismail as. Semoga membawa barokah bagi shohibul qurban dan masyarakat semuanya. Aamiin.
Saturday, September 28, 2013
AUFA moslem kids wear
AUFA moslem kids wear menyediakan kaos anak-anak,
dengan bahan dasar cotton combed sehingga nyaman dipakai bagi si kecil.
Silahkan pilih sesuai yang diinginkan, bisa untuk putra-putri tercinta,
ataupun bisa juga untuk kado special.
Berikut pilihannya,
*bowties*black*
*stomach*yellow*
*thoyyibah*purple*
*friendship*balck*
*prayboy*red pink*
*stop wars*black*
*moslem kids*blue*
standard ukurannya,
| Ukuran / Size |
S
|
M
|
L
|
XL
|
|---|---|---|---|---|
| Lebar Baju |
31 cm
|
35 cm
|
39 cm
|
43 cm
|
| Panjang Baju |
43 cm
|
48 cm
|
53 cm
|
58 cm
|
| Usia |
2 s/d 4 th
|
4 s/d 6 th
|
6 s/d 8 th
|
8s/d10 th
|
Harga:
Lengan Pendek :
S & M : Rp. 69.000
S & M : Rp. 69.000
L & XL : Rp. 79.000
Lengan Panjang :
S & M : Rp. 79.000
S & M : Rp. 79.000
L & XL : Rp. 89.000
Informasi dan pemesanan di 081392073937
*catatan: hanya tersedia sesuai gambar dalam katalog
Saturday, September 7, 2013
stok per 7 September 2013
Label:
gamis,
ikhwan,
mdl,
SIK clothing,
tunik
Sunday, August 18, 2013
MOTIF seri combo
yang berikut koleksi dari MOTIF seri combo:
pilih,pilih,pilih....
untuk pemesanan, hubungi 081392073937
gamis Rp190.000,-
tunik Rp130.000,-
celana Rp160.000,-
Label:
gamis,
motif,
motif collection,
tunik
Friday, August 2, 2013
Asal Muasal Baju Koko
Istilah Baju Koko sangat identik dengan busana muslim yang lazim
digunakan oleh pria muslim di Indonesia. Trend menggunakan baju koko
bagi pria muslim seakan sudah menjadi keharusan ketika mengikuti
kegiatan-kegiatan keagamaan besar ataupun hanya sekedar digunakan untuk
pergi beribadah ke mesjid.
Menurut Pengamat Budaya Tionghoa peranakan, David Kwa, baju yang sekarang dikenal dengan baju koko tersebut sebenarnya turun temurun dari baju masyarakat China bernama “Tui-Khim”.
Menurut Pengamat Budaya Tionghoa peranakan, David Kwa, baju yang sekarang dikenal dengan baju koko tersebut sebenarnya turun temurun dari baju masyarakat China bernama “Tui-Khim”.
![]() |
| AP / Vincent Thian / radenmasbaron.blogspot |
Di kalangan warga Betawi, baju Tui-Khim dipakai dan dikenal dengan
sebutan baju Tikim. Baju Tui-Khim modelnya seperti baju koko, bukaan di
tengah dengan lima kancing. Pada masyarakat Betawi, paduan baju ini
biasanya celana batik. Mungkin di antara Anda masih ada yang ingat
setelan almarhum Benjamin S di sinetron Si Doel Anak Sekolahan? Nah,
kira-kira seperti itulah baju koko yang dipadu dengan celana batik, khas
Betawi.
Hingga awal abad ke-20, pria Tionghoa di Indonesia masih mengenakan kostum Tui-Khim dan celana komprang atau longgar untuk kegiatan sehari-hari.
Lalu, bagaimana bisa baju tui-khim menjadi baju koko seperti yang kita kenal sekarang? Remy Sylado, budayawan, menjelaskan bahwa biasanya yang memakai baju tui-khim di masa itu adalah engkoh-engkoh. Dieja dalam Bahasa Indonesia jadinya Koko. Jadilah “Baju Koko”.
Pendapat serupa juga dikemukakan JJ Rizal. Sejarah kemunculan baju koko di Indonesia sangat erat kaitannya dengan adat masyarakat Tionghoa yang berbaur dengan penduduk pribumi sehingga banyak diadaptasi oleh berbagai suku di nusantara. Dipercaya
bahwa desain awal baju koko yang kita kenal sekarang ini berasal dari adanya kebiasaan pria Tionghoa yang menggunakan baju Tui khim yang merupakan pakaian yang lazim dipakai pada masa tersebut.
Hingga awal abad ke-20, pria Tionghoa di Indonesia masih mengenakan kostum Tui-Khim dan celana komprang atau longgar untuk kegiatan sehari-hari.
Lalu, bagaimana bisa baju tui-khim menjadi baju koko seperti yang kita kenal sekarang? Remy Sylado, budayawan, menjelaskan bahwa biasanya yang memakai baju tui-khim di masa itu adalah engkoh-engkoh. Dieja dalam Bahasa Indonesia jadinya Koko. Jadilah “Baju Koko”.
Pendapat serupa juga dikemukakan JJ Rizal. Sejarah kemunculan baju koko di Indonesia sangat erat kaitannya dengan adat masyarakat Tionghoa yang berbaur dengan penduduk pribumi sehingga banyak diadaptasi oleh berbagai suku di nusantara. Dipercaya
bahwa desain awal baju koko yang kita kenal sekarang ini berasal dari adanya kebiasaan pria Tionghoa yang menggunakan baju Tui khim yang merupakan pakaian yang lazim dipakai pada masa tersebut.
Setelah melewati masa yang panjang serta kian terbukanya pandangan masyarakat dalam menerima akulturasi kebudayaan asing, pada era tahun 1990-an berbagai unsur Islam mulai mendapat ruang dalam struktur Negara dan ruang publik hingga sekarang.
Baju Takwa
Di beberapa daerah dan kalangan masyarakat, ada yang menyebut baju koko ini sebagai baju takwa. Padahal, sebenarnya kedua jenis baju ini berbeda. Baju takwa tidak diadopsi dari baju thui-kim, melainkan hasil modifikasi dari baju tradisional Jawa, yaitu Surjan. Surjan adalah salah satu pakaian adat Jawa yang dipakai pria sehari-hari.
Pakaian jenis ini juga bisa dipakai untuk menghadiri upacara-upacara resmi adat Jawa dengan dilengkapi blangkon dan bebetan. Biasanya, motifnya berupa garis-garis vertikal berwarna cokelat muda dan cokelat tua. Sudah mulai terbayang, kan? Baju Surjan versi aslinya ini masih banyak ditemui di Pasa Bringharjo, Yogyakarta, atau Pasar Klewer, Solo, atau di pasar suvenir di kawasan wisata lainnya di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Sunan Kalijaga yang pertama kali memodifikasi surjan menjadi “baju takwa”. Dari sembilan wali, hanya beliau yang pakaiannya berbeda. Sunan Kalijaga tidak menggunakan jubah dan sorban. Akan tetapi, merancang bajunya sendiri yang disebut “Baju Takwa”, dari baju Surjan. Baju surjan biasanya berlengan pendek, sedangkan oleh Sunan Kalijaga baju tersebut dijadikan lengan panjang.
sumber: http://www.apakabardunia.com/2013/07/asal-muasal-baju-koko.html
Terimakasih atas kepercayaan Bapak/ Ibu/ Mbak/ Mas kepada kami, dari sahabat dan pelanggan di Yogyakarta, Semarang, Bumiayu, Batang, Kepulauan Riau, Bandar Lampung, Kalimantan Timur, Sumbawa, dll baik secara offline maupun online. Semoga menjadikan barokah bagi kita semua. Aamiin....
Kami tunggu pesanan Bapak/ Ibu/ Mbak/ Mas berikutnya....
Kami tunggu pesanan Bapak/ Ibu/ Mbak/ Mas berikutnya....
Subscribe to:
Posts (Atom)






















